JAKARTA, AKSARA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan jajaran pemerintahan dengan melantik 18 pejabat di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Perubahan tersebut mencakup jabatan menteri koordinator, menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga negara, hingga pejabat tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pelantikan dilaksanakan melalui pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Para pejabat yang dilantik kemudian menandatangani berita acara sebagai bagian dari prosesi resmi.
Perombakan kali ini disebut sebagai reshuffle ketujuh sejak pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mulai bekerja pada Oktober 2024.
Perubahan di Kementerian
Baca Juga :/berita/bk-periksa-dugaan-pelanggaran-etik-ketua-dprd-bone-yuli-didampingi-kuasa-hukum
Salah satu perubahan penting terjadi pada Kementerian Luar Negeri. Arrmanatha Christiawan Nasir yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri.
Arrmanatha menggantikan Sugiono yang dipindahkan menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Sugiono menempati jabatan yang sebelumnya dipegang Pratikno.
Perubahan juga terjadi pada bidang politik dan keamanan. Dudung Abdurachman dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Djamari Chaniago.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia dipercaya menduduki jabatan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Jabatan tersebut memperkuat koordinasi kebijakan pemerintah dalam pengolahan sumber daya alam serta pelaksanaan transisi energi.
Presiden juga melantik M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya memimpin kementerian tersebut.
Lima Wakil Menteri Dilantik
Baca Juga :/berita/banding-kurangi-vonis-nadiem-menjadi-9-tahun-kasasi-segera-ditempuh
Selain jajaran menteri, Prabowo melantik lima orang untuk menempati posisi wakil menteri.
Drajad Hari Wibowo dipercaya sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Pada Kementerian Keuangan, dua jabatan wakil menteri diisi oleh Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman.
Muhammad Saleh Mustafa dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian, sedangkan Irwan Meilano dipercaya menjabat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Pergantian Kepala Staf Kepresidenan
Baca Juga :/berita/bupati-gowa-sitti-husniah-jadi-tersangka-polisi-usut-dugaan-pungli-pbg
Perubahan turut berlangsung di lingkungan Istana. Mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
Listyo menggantikan Dudung Abdurachman yang memperoleh penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Presiden juga mengangkat Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Sebelumnya, Dedi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Aryanto Wibowo mendapat kepercayaan sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Adapun Fadil Imran dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pada jajaran Ombudsman Republik Indonesia, Nuzran Joher dilantik sebagai ketua, sedangkan Radian Syam menjadi anggota.
Suyudi Ario Seto Menjadi Kapolri
Baca Juga :/berita/kuasa-hukum-yuli-tagih-kejelasan-pengaduan-ke-bk-dprd-bone-jika-ada-perkembangan
Perombakan juga mengubah pucuk kepemimpinan Polri. Presiden Prabowo melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional dan telah memperoleh persetujuan DPR RI untuk menjadi Kapolri.
Sementara itu, posisi Wakapolri yang ditinggalkan Dedi Prasetyo diberikan kepada Komjen Polisi Wahyu Hadiningrat.
Daftar 18 Pejabat yang Dilantik
Berikut daftar pejabat yang dilantik Presiden Prabowo:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
12. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
13. Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
14. Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
15. Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia.
16. Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman Republik Indonesia.
17. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
18. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pergantian tersebut memperlihatkan adanya penataan kembali pada bidang diplomasi, keamanan, perekonomian, industri, energi, serta koordinasi pemerintahan di lingkungan Istana.
Para pejabat yang baru dilantik akan menjalankan tugas untuk sisa masa jabatan pemerintahan periode 2024–2029.


