BONE — Pergantian kepemimpinan berlangsung di lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe. Jabatan General Manager (GM) ASDP Cabang Bajoe yang sebelumnya diemban Anom Sedayu Panatagama kini dilanjutkan oleh Hafiluddin Usman.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan perusahaan sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Anom Sedayu Panatagama setelah kurang lebih satu tahun tiga bulan menjalankan amanah sebagai General Manager ASDP Cabang Bajoe.
Dalam sambutannya, Anom mengungkapkan bahwa selama bertugas di Bone, banyak pengalaman dan kesan yang diperolehnya. Kedekatan yang terbangun selama menjalankan tugas bahkan membuat dirinya merasa telah menjadi bagian dari masyarakat Bone.
Baca Juga :/berita/wujud-solidaritas-hmi-cabang-bone-galang-dana-untuk-korban-bencana-flores
“Selama satu tahun tiga bulan, banyak kesan dan pengalaman yang saya dapatkan selama berada di Bone. Bahkan rasanya saya sudah menjadi orang Bone,” ungkap Anom.
Menurutnya, selama masa kepemimpinannya terdapat berbagai program yang telah dijalankan. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah program dan rencana yang sebelumnya ingin diwujudkan tetapi belum sempat terlaksana hingga berakhirnya masa tugasnya di ASDP Cabang Bajoe.
Meski demikian, Anom memandang pergantian jabatan sebagai sesuatu yang wajar dalam sebuah organisasi maupun perusahaan. Regenerasi kepemimpinan diperlukan untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus menghadirkan semangat baru dalam menjalankan program perusahaan.
“Namanya jabatan pasti ada regenerasi. Kami juga memang harus selalu siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.
Anom berharap berbagai program yang telah dirintis selama masa kepemimpinannya dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di bawah kepemimpinan General Manager ASDP Cabang Bajoe yang baru.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bajoe yang baru, Hafiluddin Usman, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja Anom Sedayu Panatagama selama memimpin ASDP Cabang Bajoe.
Hafiluddin menilai berbagai hal yang telah dikerjakan pada periode kepemimpinan sebelumnya menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pelayanan dan pengembangan ASDP Cabang Bajoe ke depan.
Baca Juga :/berita/13-pidana-masuk-ruu-perampasan-aset-korupsi-pajak-hingga-perdagangan-orang
Ia pun menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah dirancang oleh Anom, terutama program-program yang belum sempat direalisasikan.
Menurut Hafiluddin, pergantian kepemimpinan tidak berarti seluruh program harus dimulai kembali dari awal. Program yang dinilai baik dan memberikan manfaat akan tetap dilanjutkan serta dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, diharapkan ASDP Cabang Bajoe dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan penyeberangan serta memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat melalui Pelabuhan Bajoe.


