JAKARTA— Persiapan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di depan Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026), mulai terlihat sejak sehari sebelumnya.
Sejumlah peserta aksi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah tiba di Jakarta dan berkumpul di sekitar Kompleks Parlemen. Mereka mendirikan posko sementara sekaligus menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menghadapi aksi yang akan digelar besok.
Baca Juga :/berita/polisi-bongkar-jaringan-penipuan-online-di-sidrap-12-orang-jadi-tersangka
Selain peserta aksi, berbagai bantuan logistik juga mulai terkumpul. Makanan dan air mineral disiapkan untuk memenuhi kebutuhan massa yang datang dari luar Jakarta. Persiapan tersebut menjadi perhatian karena rombongan dari sejumlah daerah masih dalam perjalanan menuju Ibu Kota. Koordinator AMPB menyebut sejumlah bus dari Pati telah diberangkatkan, sementara rombongan lainnya masih menyusul. Dalam laporan terpisah, AMPB menyatakan kebutuhan logistik untuk peserta yang sudah berada di Jakarta maupun rombongan yang masih menuju lokasi telah dipersiapkan. Jumlah peserta yang akan hadir disebut belum dapat dipastikan karena gerakan tersebut melibatkan masyarakat dari berbagai daerah.
Baca Juga :/berita/desakan-pmii-bone-berbuah-satgas-merah-putih
Bawa Tuntutan Pengesahan RUU Perampasan Aset
Aksi yang akan berlangsung di kawasan parlemen tersebut salah satunya membawa tuntutan agar DPR segera menyelesaikan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
AMPB juga menyuarakan tuntutan pemberian hukuman yang lebih berat terhadap pelaku korupsi. Isu pemberantasan korupsi menjadi salah satu pokok yang akan disampaikan dalam aksi tersebut.
Sebelum aksi berlangsung, massa AMPB bahkan telah mendatangi area gerbang utama Kompleks Parlemen dan mendirikan posko. Sejumlah spanduk dan atribut aksi terlihat terpasang di sekitar lokasi.
Sejumlah Kelompok Diperkirakan Turut Hadir
Baca Juga :/berita/pc-pmii-bone-gelar-aksi-di-polres-bone-soroti-bbm-subsidi-lpg-3-kg-dan-kasus-pen
AMPB bukan satu-satunya kelompok yang mempersiapkan diri menghadapi aksi 27 Agustus. Sejumlah kelompok masyarakat dan elemen lainnya juga disebut akan menyampaikan aspirasi di kawasan parlemen.
Kondisi tersebut membuat kawasan Senayan berpotensi mengalami peningkatan aktivitas dan kepadatan pada Kamis. Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Kompleks DPR/MPR diimbau memperhatikan perkembangan situasi dan pengaturan lalu lintas.
Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan lembaganya siap menerima aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui demonstrasi. Ia juga meminta peserta aksi menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat.
Dengan persiapan yang mulai dilakukan sejak Rabu, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan aksi pada Kamis (27/8/2026). Besarnya jumlah massa, keberagaman kelompok yang hadir, serta tuntutan yang dibawa akan menjadi dinamika tersendiri dalam penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI.


