BONE – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone menggelar aksi demonstrasi pada Kamis, 21 Agustus 2026. Aksi ini dilakukan di dua lokasi, yakni Polres Bone dan depan Pertamina Jalan Ahmad Yani, untuk menyoroti masalah antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) serta dugaan praktik mafia BBM bersubsidi yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga /berita/pc-pmii-bone-soroti-kelangkaan-bbm-dan-pelangsiran-yang-tak-kunjung-ditindaklanj

Dalam orasinya, para mahasiswa menyuarakan keresahan publik terkait kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Mereka menduga adanya oknum yang sengaja mempermainkan distribusi BBM demi keuntungan pribadi. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang yang kerap terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bone.

Ketua PMII Cabang Bone, Zulkifli, menegaskan bahwa pihaknya telah mengamati indikasi penyalahgunaan. "Kami menduga kuat adanya oknum yang memperjualbelikan BBM bersubsidi keluar daerah untuk kepentingan pribadi," ujar Zulkifli dalam orasinya di hadapan massa aksi. Ia menambahkan bahwa praktik ini sangat merugikan masyarakat Bone yang seharusnya menjadi prioritas penerima subsidi.

Baca Juga :/berita/jaga-kesehatan-di-usia-senja-kkn-mas-108-dampingi-senam-hipertensi-bersama-warga

Aksi demonstrasi yang diinisiasi oleh PMII Cabang Bone ini menuntut aparat penegak hukum dan pihak Pertamina untuk serius menindaklanjuti dugaan tersebut. Mahasiswa mendesak adanya investigasi menyeluruh dan penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku mafia BBM. Mereka berharap masalah antrean panjang BBM dapat segera teratasi demi kenyamanan dan keadilan bagi masyarakat.