BONE, AKSARA — Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) melaksanakan Pendidikan Dasar (Diksar) yang dirangkaikan dengan edukasi lingkungan dan sosialisasi kampus di Madrasah Aliyah (MA) Tinco, Desa Tellu Boccoe, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.
Pendidikan Dasar tersebut berlangsung pada 9–12 Oktober 2026. Sementara itu, edukasi lingkungan dan sosialisasi kampus UNIM Bone dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kaderisasi dan regenerasi anggota organisasi, tetapi juga menjadi upaya Mapala UNIM Bone untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong semangat generasi muda melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Mapala UNIM Bone berupaya menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran lebih luas daripada sekadar menjalankan agenda internal. Mahasiswa juga dapat menjadi penggerak edukasi, memperluas wawasan masyarakat, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Tak Sekadar Kaderisasi, Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Baca Juga :/berita/dana-bencana-diduga-diselewengkan-kpk-tetapkan-lima-tersangka-dalam-kasus-bnpb
Koordinator Lapangan (Korlap), Tahlil Akbar, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pendidikan Dasar bukan semata-mata untuk kaderisasi atau mempersiapkan regenerasi anggota Mapala UNIM Bone.
Menurutnya, kegiatan organisasi mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, baik bagi masyarakat, siswa, maupun lingkungan kampus.
Ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Mapala UNIM Bone untuk mengimplementasikan nilai-nilai organisasi melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum Mapala UNIM Bone, Andi Lusfian Saputra, menegaskan bahwa kegiatan organisasi mahasiswa harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Andi Lusfian Saputra juga diharapkan mendorong anggota Mapala UNIM Bone agar terus mengembangkan semangat pengabdian, membangun hubungan baik dengan masyarakat, dan menjadikan organisasi sebagai ruang untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi positif.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan UNIM Bone kepada pelajar serta membangun kesadaran bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Edukasi Lingkungan, Bangun Kesadaran Generasi Muda
Baca Juga:/berita/mendagri-berhentikan-husniah-talenrang-darmawangsyah-muin-ditunjuk-sebagai-plt-b
Edukasi lingkungan menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan yang dilaksanakan di MA Tinco. Melalui kegiatan ini, Mapala UNIM Bone berupaya menumbuhkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan membangun perilaku yang peduli terhadap lingkungan.
Kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memahami bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.
Upaya pelestarian lingkungan tidak selalu harus dimulai melalui kegiatan besar. Kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan merawat lingkungan sekitar, merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai organisasi mahasiswa pecinta alam, Mapala UNIM Bone memiliki ruang untuk turut menyebarluaskan kesadaran tersebut melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui edukasi lingkungan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan perilaku yang mencerminkan kepedulian terhadap alam.
Sosialisasi Kampus, Ajak Siswa Lanjut Kuliah di UNIM Bone
Baca Juga:/berita/asap-karhutla-merauke-terbawa-angin-timur-kualitas-udara-sulsel-memburuk
Selain memberikan edukasi lingkungan, Mapala UNIM Bone juga melaksanakan sosialisasi kampus untuk memperkenalkan dunia perguruan tinggi kepada siswa MA Tinco.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan sekolah menengah.
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan memperoleh gambaran mengenai pentingnya pendidikan tinggi dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi diri untuk menghadapi masa depan.
Universitas Muhammadiyah Bone diperkenalkan sebagai salah satu pilihan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Ajakan untuk melanjutkan kuliah juga menjadi pesan penting dalam kegiatan ini. Para siswa diharapkan berani merencanakan masa depan pendidikan mereka serta tidak berhenti mengembangkan potensi setelah lulus dari bangku sekolah.
Kehadiran mahasiswa di MA Tinco diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai kehidupan kampus sekaligus membangun kedekatan antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan menengah.
Melalui kegiatan tersebut, Mapala UNIM Bone berupaya mengambil bagian dalam mendorong peningkatan kesadaran pendidikan di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah Kecamatan Ponre dan sekitarnya.
Didampingi Dewan Kehormatan Mapala UNIM Bone
Baca Juga :/berita/kpu-dan-bawaslu-dilaporkan-ke-dkpp-soal-syarat-pendidikan-cawapres-ini-responsny
Rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar tersebut turut didampingi oleh Dewan Kehormatan Mapala UNIM Bone, Syahruddin, S.Pd.
Pendampingan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan organisasi, khususnya dalam proses kaderisasi dan pengembangan peran mahasiswa pecinta alam di tengah masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di MA Tinco, Desa Tellu Boccoe, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Mapala UNIM Bone melalui kegiatan yang mengintegrasikan pengembangan anggota, edukasi lingkungan, dan pengenalan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Mapala UNIM Bone diharapkan terus berkembang menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada regenerasi kader, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.